Xabi Alonso Tinggalkan Kursi Pelatih Real Madrid. Tahun baru membawa perubahan besar di Real Madrid setelah Xabi Alonso resmi meninggalkan kursi pelatih hanya tujuh bulan sejak ditunjuk. Keputusan ini menambah daftar panjang pergantian pelatih di klub raksasa Spanyol tersebut.
Musim Alonso berjalan naik turun dengan tekanan tinggi sejak awal kompetisi. Kekalahan dari Barcelona di Supercopa de Espana menjadi momen yang mempercepat keputusan manajemen.
Kepergian Alonso diumumkan hampir bersamaan dengan penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pengganti. Hal itu menunjukkan bahwa pergantian ini sudah direncanakan jauh sebelum laga El Clasico terakhir.
Padahal secara posisi, Real Madrid masih berada di jalur kompetitif di Liga Champions dan La Liga. Namun bagi Florentino Perez, pencapaian tersebut tidak cukup untuk mempertahankan proyek Alonso.
Proyek Alonso Mulai Diragukan Manajemen
Dalam laporan yang sama, manajemen Real Madrid disebut telah lama menyimpan keraguan terhadap proyek yang dibangun Alonso. Sejak resmi menangani tim pada Juni lalu, Los Blancos kerap tumbang setiap kali berhadapan dengan tim-tim besar.
Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, Liverpool, Manchester City, hingga Barcelona menjadi deretan lawan yang gagal ditaklukkan Madrid di era Alonso. Catatan itu membuat posisi sang pelatih kian sulit dipertahankan.
Meski Alonso tidak sepenuhnya dipersalahkan atas rentetan hasil tersebut, pertemuan di Valdebebas akhirnya berujung pada keputusan untuk mengakhiri kerja sama. Real Madrid kemudian merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi perpisahan tersebut.
Tak lama setelah itu, klub juga mengumumkan Álvaro Arbeloa sebagai pelatih anyar tim utama. Mantan bek kanan Madrid itu naik dari Castilla untuk mengisi salah satu kursi paling panas di dunia sepak bola.
Tidak Menemukan Solusi Apapun
“Xabi Alonso tidak melihat solusi apa pun, dan ketika Anda menghadapi hal itu, Anda mulai merasa sedikit tidak mampu mengatasi situasi tersebut,” jelas Jose Felix.
Masalah cedera disebut sebagai pemicu terbesar yang memperparah situasi. Kondisi fisik pemain Real Madrid terus menjadi beban berat bagi Alonso dalam satu setengah bulan terakhir.

Diawal Desember
“Saya pikir momen ini tidak begitu serius, tidak seperti yang terjadi di awal Desember, ketika Xabi Alonso praktis berada di ambang pemecatan. Tetapi dia diberi kelonggaran, untuk melihat apakah dia akan membaik. Ada beban yang sangat berat bagi Xabi Alonso selama satu setengah bulan terakhir, yaitu masalah fisik, cedera,” ujar Jose Felix.
Manajemen klub sebenarnya sudah mencoba melakukan berbagai langkah untuk meredam krisis ini. Salah satunya adalah kembalinya dokter Niko Mihic, sosok yang lama dikenal di lingkungan Real Madrid.
“Tanda perubahan pertama datang dengan kembalinya dokter, yang tidak pernah meninggalkan Real Madrid, Niko Mihic. Itu adalah langkah pertama dalam upaya menemukan solusi untuk masalah fisik, dan ada langkah lain, yaitu meningkatkan aspek fisik,” papar dia.
Keputusan Cepat yang Mengguncang Internal Klub
Sebenarnya, masa depan Alonso memang sudah berada di ujung tanduk sebelum final Supercopa digelar. Namun, keputusan untuk memecatnya hanya hitungan jam setelah laga tetap mengejutkan banyak pihak.
AS menyebut keputusan tersebut sebagai “bom besar” yang dampaknya terasa kuat di internal klub. Meski pertemuan antara Alonso dan manajemen sudah diketahui, hampir tak ada yang membayangkan hasil akhirnya adalah pemecatan secepat itu.
Dengan total hanya 34 pertandingan bersama tim utama, Alonso kini resmi meninggalkan Real Madrid. Ia digantikan oleh Arbeloa yang belum pernah menangani satu pun laga di level tertinggi sebagai pelatih kepala.
Baca juga: PSBS Biak vs Bhayangkara FC 12 Jan
Dukungan Pemain dan Tantangan ke Depan
Sejumlah pemain bintang Real Madrid disebut memberikan dukungan terbuka kepada Alonso. Nama-nama seperti Kylian Mbappé, Rodrygo, dan Federico Valverde dikabarkan menunjukkan simpati atas keputusan klub.
Real Madrid sendiri melepas Alonso dengan pesan emosional, menyebut pria berusia 44 tahun itu sebagai legenda klub yang akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Los Blancos.
Kini, sorotan beralih ke para pemain. Paruh kedua musim akan menjadi ujian berat bagi skuad Madrid jika mereka ingin menyelamatkan musim dan mengamankan setidaknya satu trofi besar di bawah arahan pelatih baru. Rasakan kemenangan besar bersama macan empire link scatter hitam terbaik dan terpercaya hari ini!
