Monako – Pebalap McLaren Lando Norris berhasil memenangi F1 GP Monako 2025. Sementara driver Red Bull Racing Max Verstappen harus puas finis keempat. Pada balapan yang digelar di Circuit de Monaco, Minggu (25/5/2/2025) malam WIB, Norris yang meraih pole position mampu mempertahankan posisinya dari kejaran Charles Leclerc yang merupakan pebalap tuan rumah. Verstappen Posisi 4 Lando Juara F1 Monaco Berlanjut dengan posisi podium kedua Charles Leclerc dan ketiga yaitu Oscar Piastri.

Norris Naik Podium Pertama, Charles Kedua, Oscar Ketiga

Norris berhak atas podium awal disusul Charles Leclerc serta Oscar Piastri. Sebaliknya Verstappen finis di peringkat keempat. Untuk Norris, kemenangan di Monaco ini ialah kemenangan kedua masa ini. Lebih dahulu Norris pernah jadi pemenang di seri pembuka di GP Australia.

Sebagian kali Leclerc coba menyalip Norris tetapi senantiasa kandas. Sampai 78 lap lalu, Norris kesimpulannya jadi pebalap awal yang melintasi garis finis disusul Leclerc.

Dalam upaya buat menjauhi prosesi yang biasa terjalin, sehabis balapan 2024 di mana 10 pembalap paling atas finis dengan urutan yang sama dengan dikala mereka mengawali balapan, F1 memutuskan buat memberlakukan peraturan yang memforsir mobil buat memakai 3 set ban yang berbeda, yang secara efisien mengganti balapan jadi 2 kali, pitstop.

Pitstop, tambahan menaikkan bahaya pada balapan serta menimbulkan taktik yang tidak biasa, dengan mobil, Racing Bulls, dan Williams melaju dengan lelet buat menghasilkan celah untuk rekan setim mereka. Sedangkan itu, Verstappen menunggu sampai lap terakhir buat melakukan, pitstop, kedua dengan harapan bendera merah yang terlambat hendak memberinya peluang buat mengubah ban secara free serta memenangi balapan, alih- alih finis di urutan keempat.

Upaya Untuk Jadikan Monaco Lebih Baik

Verstappen mengakui kalau F1 serta FIA wajib berupaya suatu buat membuat balapan di Monako jadi lebih menarik. Tetapi, dia tidak merasa perihal itu sukses.

” Pasti saja aku paham, tetapi aku rasa itu tidak sukses,” kata Verstappen kepada Sky.” Kamu tidak dapat membalap di mari, jadi tidak permasalahan apa yang Kamu jalani. Satu pemberhentian, 10 pemberhentian. Apalagi pada kesimpulannya, aku mengetuai, namun ban aku betul- betul habis, serta Kamu senantiasa tidak dapat menyalip. Aku pikir dikala ini, dengan mobil F1, Kamu cuma dapat menyalip mobil Resep 2 di mari.

Verstappen serta Red Bull tidak mempunyai kecepatan akhir minggu ini di lintasan jalanan yang memperlihatkan titik kelemahan mobil mereka yang telah lama terdapat, ialah gundukan serta kerb. Dalam kualifikasi, dia tertinggal 0, 7 detik di balik pembalap terdepan Lando Norris. Pilot Belanda finis kelima tetapi maju keempat di grid sehabis penalti untuk Lewis Hamilton.

Verstappen Posisi 4 Lando Juara F1 Monaco
Empire88

Akhir-akhir Masa Verstappen

Dengan tidak terdapat opsi lain buat naik, Verstappen merasa keputusannya buat menunda pemberhentian terakhirnya sampai akhir paling tidak layak buat dicoba buat berjaga- jaga bila bendera merah hendak dikibarkan.

” Ya, tidak terdapat ruginya, bukan? Aku mempunyai jarak yang besar di balik. Posisi aku masih sama, tetapi seperti itu Monako. Kualifikasi sangatlah berarti. Umumnya, bila tidak terdapat perihal kurang baik yang terjalin, Kamu tidak hendak maju. Apabila Kamu cuma melakukan pitstop biasa, Kamu cuma mempertahankan posisi Kamu, serta seperti itu yang terjalin hari ini,” tuturnya.

” Aku pula tidak berpikir kami mempunyai kecepatan buat bertarung dengan para pembalap di depan, sebab tiap kali aku berupaya buat senantiasa bersama mereka, ban aku sangat kilat aus serta sangat banyak membeku. Tetapi ya, P4 jelas ialah hasil optimal yang dapat kami jalani.”

Grand Prix Spanyol

Verstappen mengarah Grand Prix Spanyol akhir minggu depan di Barcelona dengan 25 poin di balik pemuncak klasemen Oscar Piastri, yang memandang rekan setimnya Lando Norris mendekatkan jarak jadi 3 poin sehabis mencapai kemenangan keduanya masa ini di jalanan Monte Carlo.

” Kami nyaris saja bermain Mario Kart. Setelah itu, kami wajib memasang sebagian bagian pada mobil. Bisa jadi Kamu dapat melontarkan pisang. Ya, aku tidak ketahui. Permukaannya licin.”

Di posisi ketiga terdapat rekan setim Norris, Oscar Piastri, disusul Verstappen di posisi keempat. Verstappen sejatinya pernah terletak di posisi awal dengan mengambil strategi pit stop kedua sangat terakhir.

Sayangnya, ia wajib masuk pit stop di lap terakhir serta letaknya melorot ke urutan keempat. Memenuhi posisi 5 besar merupakan pebalap Ferrari Lewis Hamilton.

Baca juga: Aprilia Menunggu Jorge Martin Kembali

Iscak Hadjar, Esteban Ocon, Liam Lawson, Alexander Albon, dan Carlos Sainz Jr berada di posisi keenam hingga kesepuluh. Norris dengan kemenangan keduanya musim ini setelah seri pembuka GP Australia punya 158 poin di posisi kedua klasemen F1 2025, di bawah Piastri yang punya 161 poin di puncak. Verstappen di posisi ketiga dengan 136 poin, disusul George Russell dengan 99 poin disusul Leclerc dengan 79 poin. Semakin seru ya lihat sengitnya F1 musim ini, ditambah lagi kamu bisa mainkan permainan di Empire88 yang ada sportbook dan segudang permainan lainnya saat ini juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *