Lautaro Jadi Pemain Andalan di Inter vs Como Bomber Inter Milan, Lautaro Martinez, terpilih sebagai Man of the Match di pertandingan Liga Italia melawan Como, Pekan( 07/ 12/ 2025) dini hari Wib.

Inter menjamu Como di minggu ke- 14 Serie A 2025/ 2026 di Giuseppe Meazza. Mereka awal mulanya pernah kesusahan menembus pertahanan tim asuhan Cesc Fabregas.

Di babak awal Inter cuma dapat mencetak gol lewat Lautaro Martinez. Baru di babak kedua, Nerrazurri dapat menggandakan keunggulan lewat Marcus Thuram.

Hakan Calhanoglu serta Carlos Augusto tiap- tiap mencetak satu gol untuk Inter. Nerrazurri kesimpulannya menang telak 4- 0 atas Como.

Lautaro Martinez Pahlawan Inter

Lautaro Martinez tampak semenjak menit awal. Tetapi dia cuma terletak di lapangan sampai menit ke- 85 saja.

Dia digantikan oleh Petar Sucic. Sepanjang di lapangan, Lautaro Martinez berhasil menghasilkan satu gol.

Tetapi dia sepatutnya dapat mencetak 2 gol lagi. Tidak hanya itu dia pula turut berfungsi atas terciptanya gol ketiga Inter yang dicetak Hakan Calhanoglu.

Penampilan Lautaro menemukan apresiasi dari Lega Serie A. Dia diberi penghargaan Man of the Match di laga Inter Milan vs Como tersebut.

Amukan Nerazzurri Runtuhkan Benteng Como

Inter tampak tanpa ampun di hadapan pendukungnya sendiri. Mereka langsung memencet semenjak peluit awal dibunyikan, memforsir pertahanan Como yang umumnya solid jadi kocar- kacir. Gol pembuka Martinez di menit- menit dini jadi sinyal bahaya yang nyata, memanfaatkan assist brilian dari Luis Henrique yang berlari dari wilayah pertahanannya sendiri.

Dominasi Inter bersinambung di babak kedua. Thuram menggandakan keunggulan melalui sontekan cerdik menggunakan suasana sepak pojok, saat sebelum Calhanoglu membebaskan tembakan roket jarak jauh yang jadi karakteristik khasnya. Acara gol ditutup oleh voli Augusto, membenarkan Como merasakan kebobolan lebih dari satu gol buat awal kalinya masa ini.

Walaupun menang besar, pelatih Cristian Chivu malah merasa timnya belum tampak sempurna.” Kami dapat melaksanakan jauh lebih baik,” tegas Chivu. Dia menyoroti kepanikan timnya di babak awal serta pemakaian tenaga yang kelewatan dikala melaksanakan pressing. Standar besar yang diresmikan Chivu menampilkan tekad besar Inter buat tidak semata- mata menang, namun mendominasi dengan metode yang efektif.

Chivu pula menekankan berartinya kerendahan hati dalam taktiknya,” Kami mempunyai kerendahan hati buat menunggu mereka mengoper bola, memenangkannya kembali sedikit lebih dalam, serta setelah itu melaksanakan serbuan balik.” Strategi ini teruji ampuh buat meredam agresivitas Como yang berupaya bermain terbuka.

Lautaro Jadi Pemain Andalan di Inter vs Como
rajabotak

Performa Sedikit Lambat

Walaupun dia pernah mengawali masa ini dengan performa yang sedikit lelet di dini, striker asal Argentina ini senantiasa jadi roda penggerak utama dalam sistem game yang diterapkan oleh pelatih Cristian Chivu.

Berdialog kepada TMW lewat FCInterNews, El Toro, julukan si pemain, pula mengakui kalau dia merasa sangat bangga dapat menggunakan ban kapten di San Siro.

” Ialah sesuatu kehormatan buat jadi kapten Inter. Bergabung dengan klub ini sudah mengganti hidup aku. Aku berupaya buat tingkatkan diri tiap hari serta belajar dari rekan- rekan setim aku.” ucap Lautaro

“ Senantiasa terdapat ruang buat revisi: hasil, performa, perilaku, seluruhnya wajib ditingkatkan. Kami bekerja tiap hari dengan satu tujuan. Kami mau bawa Inter setinggi bisa jadi yang kami dapat raih.”

Chivu mungkin besar hendak mengistirahatkan si kapten kala Inter Milan mengalami tim lapis kedua, Venezia, dalam ajang Coppa Italia esok malam.

Baca juga: Real Madrid vs Celta Vigo: Prediksi Skor 8 Des

Deretan Gol di Babak Kedua

Merambah paruh kedua, keseriusan serbuan Inter tidak menyusut. Marcus Thuram sukses menggandakan skor jadi 2- 0 pada menit ke- 59. Menggunakan suasana sepak pojok yang dikirim Federico Dimarco, Thuram berdiri leluasa serta melaksanakan sontekan gampang ke gawang yang kandas diduga lini balik Como.

Acara gol bersinambung menjelang akhir pertandingan. Gelandang andalan, Hakan Calhanoglu, membuat skor jadi 3- 0 di menit ke- 81. Tendangan terukurnya dari luar kotak penalti meluncur deras serta bersarang di pojok kanan gawang yang dilindungi Jean Butez.

Cuma 5 menit berselang, Inter menutup kemenangan 4 gol. Lagi- lagi Dimarco jadi kreator dengan umpan silangnya dari sisi kiri, yang langsung disambut tendangan voli kaki kiri Carlos Augusto. Skor 4- 0 bertahan sampai wasit meniup peluit panjang. Coba menangkan hadiah besar bersama raja botak link gaming online terpercaya saat ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *