Lamine Yamal Dipuji Pep Guardiola Namun Bukan Tandingan Messi. Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengagumi bakat muda Lamine Yamal, yang timbul selaku fenomena baru di Barcelona serta timnas Spanyol. Walaupun membagikan banyak pujian kepada pemain ajaib berumur 17 tahun dari mantan klub Catalannya, pakar strategi asal Spanyol itu menegaskan. Pep Guardiola bahagia Barcelona mempunyai pemain berbakat lain semacam Lamine Yamal. Tetapi, Guardiola menolak perbandingan Yamal dengan Lionel Messi.
Bintang Muda Barcelona
Lamine Yamal mengarah puncak dunia di umurnya yang belum genap 18 tahun. Pemain berdarah Maroko- Guinea Khatulistiwa tersebut telah jadi tulang punggung Barca, dengan torehan 18 berhasil serta 25 assist di selama 2024/ 2025. Donasi Lamine Yamal berhasil membawakan Barca memenangi 3 trofi dalam negeri. Tidak hanya itu Yamal pula jadi pemain mempengaruhi Spanyol kala memenangi Piala Eropa 2024.
Guardiola sempat berkarier selaku pemain Barcelona serta jadi pelatih di situ sepanjang 4 masa dengan mencapai bermacam gelar juara, tercantum treble di 2008/ 09. Manajer Manchester City itu takjub dengan kematangan game Lamine Yamal.
” Metode ia menguasai game sangat mengejutkan buat umurnya. Kita sangat beruntung, Barca, bukankah begitu? Menciptakan anak pria lain dengan perspektif semacam ini,” ungkap ia kepada DAZN.

Jadi Bintang di Barcelona
Kiprah fantastis Lamine Yamal ini membuat ia terus menjadi dibanding- bandingkan dengan pemain ikonik Barcelona sekalian Argentina, Lionel Messi. Keduanya memanglah memiliki sebagian kemiripan semacam mencuat di umur muda, bermain di posisi yang sama serta jadi pemain yang memastikan buat klubnya.
Messi sendiri tampak eksplosif di dasar asuhan Guardiola. La Pulga membukukan 211 berhasil serta 94 assist dalam 219 penampilan, yang setelah itu diganjar 3 Ballon dOr.” Aku tidak hendak berkata ia semacam Leo, maaf, sebab untuk aku, tidak hendak sempat terdapat pemain di dunia ini yang semacam pemain Argentina itu. Mustahil,” lugas Pep Guardiola
Lamine Yamal tengah menempuh masa yang luar biasa, menolong Barcelona memenangkan 3 gelar dalam negeri, La Liga, Copa del Rey, serta Piala Luar biasa Spanyol. Pemain berumur 17 tahun itu melanjutkan performa impresifnya baru- baru ini, mencetak 2 berhasil melawan Prancis dalam kemenangan Spanyol 5- 4 di semifinal Liga Bangsa- Bangsa UEFA.
Penampilannya Dibandingkan dengan Lionel Messi
Penampilannya yang gemilang ini membuat opini publik selalu membandingkannya dengan Lionel Messi, legenda terhebat dalam sejarah Barcelona. Tetapi, Pep Guardiola menghimbau para fans Barcelona buat bersabar:” Perkenankan ia menempuh kariernya sendiri.” Dalam 10 ataupun 15 tahun, kita hendak memandang seberapa jauh ia sudah melangkah.
Kenyataan kalau orang- orang telah membandingkannya di umur 17 tahun menampilkan betapa hebatnya Lamine Yamal.” Namun aku pikir kita hendak menunggu,” ucapnya. Guardiola pula percaya kalau Barcelona merupakan tempat yang sempurna bagi Lamine Yamal buat tumbuh di dasar pelatih baru Hansi Flick.ā Dia bermain dalam sistem yang sesuai untuknya, dengan rekan setim yang menguasai style permainannya,ā katanya.
Baca juga: Tantangan Terbesar Timnas Indonesia
Lamine Yamal Bisa Jadi Pemenang Ballon dOr 2025
Ditanya soal perebutan Ballon dOr 2025, Pep Guardiola tidak menampik mungkin Lamine Yamal dapat membuat kejutan.” Pasti saja, ia dapat jadi kandidat, begitu pula Dembele. Disebut- sebut di umur 17 tahun saja telah ialah prestasi besar,” imbuhnya.
Walaupun mempunyai ekspektasi besar terhadap Yamal. Pep tidak kurang ingat menekankan aspek kunci:” Bila dia bebas dari luka. Dia dapat mempunyai karier hebat berkat bakat yang dimilikinya.” Ekspedisi Lamine Yamal bukan cuma tentang berlari di lapangan. Namun pula tentang pengalaman emosional, dari momen- momen indah, tantangan sampai jadi ikon.
Lamine Yamal, pemain muda yang menjanjikan dari Barcelona serta regu nasional Spanyol, merupakan fakta nyata seseorang bintang yang sudah menanggulangi seluruh prasangka, jadi nama besar di dunia sepak bola.
