Indonesia vs Iran: Final Futsal Asia Cup 2026. Mochamad Iqbal siap bermain dengan menahan nyeri di laga final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia vs Iran, Sabtu (07/02/2026).

Timnas Futsal Indonesia akan menjalani laga terbesar mereka di sepanjang sejarah Piala Asia Futsal. Mereka akan berhadapan dengan Timnas Futsal Iran di Indonesia Arena, pada pukul 19.00 WIB.

Jelang laga final, Iqbal mengalami cedera pada jempol kaki yang didapatnya di laga semifinal melawan Timnas Futsal Jepang. Meski demikian sang kapten Merah Putih optimis masalah itu bisa terselesaikan sebelum final dimulai.

“Jempol ada benturan, ada dislokasi, sakit. La haula wala quwwata illa billah, besok (hari ini, red) diusahakan pulih,” ujar Iqbal.

Iqbal Siap Main Dengan Menahan Nyeri

Meski kondisi fisiknya belum ideal, kapten berusia 29 tahun itu menegaskan tidak akan mundur. Ia mengaku telah berkonsultasi dengan tim medis dan menyadari adanya inflamasi pada bagian yang cedera. Bahkan untuk berjalan normal saja, rasa sakit masih terasa.

“Sudah konsultasi, ada inflamasi. Kalau sekarang jalan memang sakit,” lanjutnya.

Namun, rasa sakit tersebut tak menyurutkan tekad Iqbal untuk tetap tampil dan memimpin rekan-rekannya di laga krusial. Ia menyebut bahwa pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, kerap menanamkan mental kuat kepada para pemain untuk berdamai dengan rasa sakit demi tujuan yang lebih besar.

Indonesia vs Iran: Final Futsal Asia Cup 2026
macan empire

“Hector sering memberi pelajaran, bersahabat dengan sakit, enjoy the pain. Saya lakukan dengan apa adanya,” tutur Iqbal.

Pertemuan pertama mereka di panggung AFC Futsal terjadi saat turnamen digelar di Macau tahun 2004. Berada di Grup A, Indonesia kala itu kalah dari Iran dengan skor 13-3. Indonesia pada akhirnya gagal lolos dari grup karena berada di peringkat 3 dengan catatan sebuah kemenangan dari Kamboja 5-2.

Piala Asia Futsal

Kisah lebih pedih diderita Indonesia saat Piala Asia Futsal 2006 di Uzbekistan. Bertemu Iran di Grup D, Indonesia saat itu kalah 20-1. Vahid Shamsaei, pelatih Timnas Futsal Iran saat ini, mencetak 7 gol di laga tersebut serta menjadi top skor turnamen dengan 16 gol.

Walau kalah telak, untungnya skor itu bukan merupakan yang terburuk dalam sejarah Piala Asia. Iran bahkan pernah mengalahkan Singapura 36-0 di AFC Futsal 1999 yang saat ini masih menjadi rekor kemenangan terbesar turnamen ini.

Setelah tahun 2006, Indonesia kembali berjumpa Iran di AFC Futsal 2014 di Vietnam. Lagi, Indonesia mengalami kekalahan namun hanya dengan skor 5-1. Andri Kustiawan menjadi satu-satunya pencetak gol Indonesia di laga tersebut.

Terakhir, kedua negara bertemu di Grup C Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait. Indonesia saat itu kalah 5-0 dari Iran namun tetap lolos ke perempat final sebagai runner-up.

Kualitas Iran tentu sangat nyata jika dibandingkan dengan Indonesia. Beberapa pemain Iran yang turut mengalahkan Indonesia pada tahun 2022 juga masih ada di dalam skuad asuhan Shamsaei kali ini.

Baca juga: Prediksi Arsenal vs Sunderland 7 Feb

Bintang Iran

Salah satunya adalah kapten tim Hossein Tayyebi yang masih menjadi bintang Iran saat ini. Selain itu juga ada Mahdi Karimi, Moslem Oladghobad, Saeid Ahmadabbasi, Salar Aghapour, dan Mohammadhossein Derakhshani.

Indonesia memang tidak diunggulkan di laga final AFC Futsal 2026 jika melihat kekuatan dan sejarah Iran. Tapi, Hector Souto memastikan anak asuhnya akan berjuang merebut trofi itu.

“Jika menurut Anda trofi itu sudah menjadi milik Iran, silakan rayakan dengan mereka. Bagi saya, trofi itu masih harus diperebutkan. Iran memang punya pemain hebat dengan fisik kuat, tapi kami akan memainkan kartu kami,” kata Souto di konferensi pers setelah kemenangan atas Jepang di semifinal, dilansir dari laman Antara.

Mengacu updateranking FIFA terbaru per 12 Desember 2025, Timnas Futsal Iran menempati peringkat 5 dunia (1484.23 poin). Sedangkan Timnas Futsal Indonesia tangga 24 dunia (1190.97 poin). Macan Empire adalah situs gaming online terbaik saat ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *