Barcelona Bungkam Atletico 3 – 0. Barcelona nyaris mewujudkan come back luar biasa dikala menjamu Atletico Madrid di leg kedua semifinal Copa del Rey. Tetapi, upaya itu terhenti secara dramatis sehabis kalah agregat 3- 4 serta kandas melaju ke final.
2 gol Marc Bernal serta satu gol penalti Raphinha pernah menghidupkan harapan publik tuan rumah. Sayangnya, gol keempat yang diperlukan buat memaksakan perpanjangan waktu tidak sempat tiba walaupun tekanan terus dilancarkan sampai menit akhir.
Bermodalkan kemenangan 4- 0 di leg awal, Atletico Madrid asuhan Diego Simeone kesimpulannya bertahan serta membenarkan tiket final. Mereka hendak mengalami pemenang duel Real Sociedad kontra Athletic Club di partai puncak.
Barcelona Bangkit, tetapi Tugas Sangat Berat
Barcelona tiba dengan beban besar sehabis kalah 0- 4 pada leg awal bulan kemudian. Buat melindungi kesempatan mempertahankan gelar yang telah 32 kali mereka raih, pasukan Hansi Flick memerlukan performa hampir sempurna.
Semenjak dini laga, Barcelona langsung memencet serta membombardir gawang Juan Musso. Raphinha hampir membuka skor kala tembakannya menghantam sisi luar jaring, hasil dari pressing besar yang membuat Atletico susah tumbuh.
Ferran Torres 2 kali berupaya peruntungannya, saat sebelum Alejandro Balde yang masuk mengambil alih Jules Kounde yang cedera ikut menguji Musso.
Gol pembuka kesimpulannya muncul pada menit ke- 29 melalui kerja apik Lamine Yamal di sisi kiri yang berikan ruang untuk Bernal buat mencetak gol sehabis lolos tanpa kawalan.
Gol tersebut membangkitkan harapan di Camp Nou. Barcelona sempat menghilangkan Atletico pada fase yang sama masa kemudian saat sebelum kesimpulannya jadi juara, tetapi kali ini mereka memerlukan suatu yang lebih istimewa buat membalikkan kondisi.
Atletico Madrid menelan kekalahan 3- 0 di leg kedua semifinal Copa del Rey di Barcelona tetapi secara agregat mereka menang 4- 3 serta berhak lolos ke final. Juara Spanyol hampir melaksanakan comeback sehabis takluk 4- 0 di leg awal Februari hendak namun wajib mengakui keunggulan Atleti secara agregat.

Marc Bernal Cetak 2 Gol
Pemain muda Marc Bernal mencetak 2 gol buat tim yang sudah memenangkan gelar sebanyak 32 kali, serta Raphinha mencetak gol lewat penalti dikala Barca berupaya keras buat mengejar ketertinggalan dari tim Los Colchoneros.
Atletico, yang berjuang mati- matian di sesi akhir pertandingan, kembali ke final buat awal kalinya semenjak 2013. Mereka hendak mengalami Real Sociedad ataupun Athletic Bilbao, yang hendak berjumpa pada hari Rabu di leg kedua semifinal.
Sehabis pertandingan usai Simeone menegaskan kalau timnya pantas lolos sehabis 2 leg.
“ Kami hampir lolos ke final dalam sebagian tahun terakhir serta dalam pertandingan 2 leg ini kami lebih baik dibanding Barcelona,” ucap Cholo semacam dilansir AFP.
Atletico Madrid sukses menahan serangan Barcelona serta membenarkan tempat mereka di final Sevilla pada 18 April.
“ Telah 5 tahun semenjak kami memenangkan trofi, kami mau menggapai final buat para penggemar kami,” kata gelandang Atletico, Koke.
“ Kami ketahui kami hendak mengalami tantangan berat… Kamu wajib berjuang serta bertahan. Tim melaksanakan apa yang wajib dicoba buat melewatinya.”
4 Gol yang Tidak Mudah
Sasaran 4 gol jelas tidak gampang walaupun Barca bermain di kandang sendiri. Namun Flick saat sebelum pertandingan melaporkan mau‘ mengganti apa yang tidak bisa jadi jadi bisa jadi’.
Kebalikannya, pelatih Atletico Diego Simeone malah mengambil resiko dengan kembali merombak formasi tim. Apalagi kiper Jan Oblak tidak dimainkan serta letaknya digantikan Juan Musso.
Hasilnya, mereka wajib bekerja keras membendung game ofensif Barca. Tendangan jarak jauh dari Fermin Lopez memulai serbuan Blaugrana. Tetapi tendangan ia masih melambung. Berikutnya giliran Ferran Torres yang berupaya membebaskan tendangan ke gawang. Cuma saja upaya Torres tidak membuahkan hasil sebab sepakan ia masih melebar.
Baca juga: Liverpool vs Wolves : Hasil Pertandingan
Atletico dengan Griezmann
Sedangkan, Atletico menemukan kesempatan lewat Antoine Griezmann. Sayangnya serbuan balik Atletico menemui kebuntuan sebab Griezmann kandas menuntaskan kesempatan ke gawang eks klubnya.
Sehabis kesekian kali kandas, Barca kesimpulannya memecah kebuntuan di menit 29. Pemain muda Marc Bernal berhasil menuntaskan umpan silang Lamine Yamal melalui tendangan dari jarak dekat. Gol dari pemain berumur 18 ini bawa Barca unggul 1- 0. Gol itu pula menaikkan adrenalin pemain tuan rumah. Cuma serbuan mereka masih menemui kebuntuan.
Dikala babak awal lekas berakhir, Barca sanggup memperbesar keunggulan dari titik penalti. Wasit menunjuk titik putih atas pelanggaran yang dicoba bek Marc Pubill terhadap Pedri.
Eksekusi penalti diselesaikan dengan baik oleh Raphinha sehabis Musso bergerak ke arah yang salah. Gol di menit 45+5 mengganti skor jadi 2- 0 buat Barca. Skor itu bertahan sampai turun minum.
Di babak kedua, Barca senantiasa bermain kasar demi mengejar defisit gol. Mereka sanggup mengurung pertahanan Los Rojiblancos. Kesempatan bagus diperoleh Joao Cancelo. Cuma saja, tendangan ia masih dapat diamankan Musso.
Kesabaran pemain Barca kesimpulannya kembali berikan hasil dikala Bernal mencetak gol keduanya di menit 72. Menerima bola silang dari Cancelo, dirinya membebaskan tendangan voli yang menggetarkan jala Atletico. Gol itu sepatutnya menjadikan pemain Barca makin bergairah sebab telah unggul 3- 0. Mainkan permainan empire88 link gaming online resmi dan terpercaya saat ini!
